Panduan untuk Studi / Kuliah di Luar Negeri

kuliah di luar negeri

kuliah di luar negeri

Studi / Kuliah / Belajar di Luar Negeri merupakan sebuah tren yang sangat populer di beberapa tahun belakangan ini. Hal ini dikarenakan ekonomi masyarakat yang semakin bagus dan ada banyak manfaat studi di luar negeri dibandingkan dengan studi di dalam negeri.

Studi di luar negeri dapat memberikan banyak manfaat di antaranya: murid menjadi jauh lebih mandiri dan sanggup berpikir secara independen tanpa bergantung kepada orang tua. Manfaat dari kuliah di luar negeri yang lain yaitu ada banyak beasiswa baik untuk level S1 dan S2 yang disediakan oleh pemerintah maupun dari universitas sendiri, yang meliputi beasiswa partial maupun keseluruhan. Selain dari pada itu, belajar di luar negeri juga mampu memberikan pengalaman yang tidak didapat dari dalam negeri, seperti pengalaman berteman dengan penduduk lokal ataupun orang asing, dan juga pengalaman belajar secara langsung bahasa yang berbeda dengan bahasa ibu kita.

Kuliah di luar negri juga memberikan manfaat dalam hal pekerjaan. Seperti yang kita ketahui, bekerja di luar negeri banyak memberikan manfaat, diantaranya gaji yang jauh lebih tinggi dibanding bekerja di Indonesia, dan juga pengalaman yang berbeda yakni pengalaman bekerja dengan masyarakat luar negeri yang tentu saja pola pikirnya sangat berbeda dengan masyarakat Indonesia.

Apa saja yang diperlukan untuk dapat studi / kuliah / belajar di luar negeri? Pertama-tama, pastikan anda menguasai bahasa yang digunakan di negara tempat studi tersebut. Biasanya bahasa inggris adalah bahasa pengantar di dunia kuliah, walau beberapa negara menggunakan bahasa lain seperti Mandarin, Jepang, ataupun Perancis. Biasanya, universitas mensyaratkan bukti penguasaan bahasa Inggris seperti skor tes TOEFL atau IELTS, yang besarnya tergantung dari level pendidikan yang hendak diambil, apakah S1 atau S2.

Hal kedua yang perlu diperhatikan dalam kuliah luar negri yaitu pemilihan negara tempat tujuan kuliah. Negara-negara yang populer dituju oleh pelajar Indonesia di antaranya Singapura, Malaysia, Australia, dan China. Negara-negara lain seperti Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Taiwan pun cukup populer.

Hal ketiga yang harus dicermati dalam persiapan studi luar negeri yaitu biaya yang diperlukan. Biaya untuk studi luar negeri meliputi di antaranya biaya kuliah (tuition fee), biaya akomodasi (tempat tinggal), dan biaya kehidupan sehari-hari seperti biaya transportasi, biaya makan, biaya peralatan sekolah, dan lain-lain. Pastikan sebelum belajar di luar negeri, orang tua memiliki dana yang cukup untuk membiayai anaknya kuliah di luar negeri, yaitu biasanya 3 atau 4 tahun.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kuliah ke luar negeri, silakan menghubungi Infinity Education divisi Study Abroad di (021) 29238812 atau via WA di 081315476062.

 

No comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *